Kerugian Meninggikan Body Mobil

Modifikasi tinggi body mobil - dalam memodifikasi sebuah kendaraan banyak sekali yang bisa kita lakukan, mulai modifikasi ringan seperti memasang stiker mobil, melakukan penambahan aksesoris seperti lampu lampu, merubah atau mengganti velg mobil dengan memakai velg racing variasi, sampai dengan menaikkan tinggi body kendaraan.

Nah pada edisi kali ini kami akan menyuguhkan artikel mengenai kerugian dari menaikkan tinggi body mobil serta resiko yang nantinya akan anda ambil jika memang sudah memutuskan untuk menaikkan body kendaraan dari tinggi standar pabrik.

modifikasi body mobil
Gambar ilustrasi meninggikan body mobil


Salah satu jenis mobil yang sampai saat ini masih diminati dan juga sering ditemukan di jalan raya dengan ketinggian body yang telah dimodifikasi ialah mobil Isuzu Panther. Banyak sekali pecinta mobil diesel yang satu ini, bahkan komunitasnya pun masih eksis hingga saat ini yakni panther mania yang anggotanya bertambah tiap tahunnya.

Oke kembali lagi ke masalah ketinggian body kendaraan, resiko yang akan kalian tanggung ketika memutuskan untuk meninggikan body mobil diantaranya berhubungan dengan kecepatan mobil itu sendiri, saat body mobil dinaikkan dan ketinggiannya berubah, maka secara otomatis lebih banyak ruang dibawah mobil yang nantinya akan mengganggu aerodinamis kendaraan, sehingga ketika mobil melaju pada kecepatan tinggi akan lebih sulit untuk dikendalikan.

Yang kedua adalah masalah keselamatan, yakni semakin tinggi body mobil dinaikkan, maka resiko batang torsion bar jebol juga semakin besar akibat gaya puntir yang semakin tinggi, terutama saat mobil melaju dan melewati jalanan yang kurang bersahabat. Anda bisa membayangkan ketika mobil sedang dipakai dengan kecepatan tinggi dan tiba tiba baut pengikat torsion bar jebol, mobil akan langsung miring dan celaka. Karena pada dasarnya mobil dengan body tinggi ini tidak cocok untuk kecepatan.

Lalu bagaimana agar mobil tetap nyaman meskipun body mobil dinaikkan ?

Untuk mengatasi hal ini anda bisa melakukan modifikasi di bagian lain kendaraan khususnya di bagian suspensi, semakin tinggi body ketika melewati jalanan berlubang, maka ayunan kampak bawah juga semakin besar, jika tidak diimbangi dengan suspensi yang lebih keras dari suspensi bawaan pabrik, sudah pasti resiko batang torsion bar jebol semakin besar.

Walaupun sudah diakali demikian tetap saja anda harus waspada saat mengemudikan mobil dengan body yang tinggi ini dijalanan. Penulis seringkali ikut tes jalan mobil yang telah dinaikkan tinggi body nya dan suwer rasanya sangat menakutkan, padahal kecepatan baru saja menembus 70 km/jam an.

Baca juga : Setir mobil getar di kecepatan tinggi ? coba finish balancing saja

Nah bagi anda yang berniat untuk menaikkan tinggi body mobil, semoga artikel diatas bermanfaat.


Apa Itu PCD Pada Velg Dan Cara Mengukur PCD Velg

Modifikasi velg mobil - bagi sebagian modifikator khususnya modifikasi bagian velg mobil tentu mengenal dengan yang namanya PCD. PCD adalah kependekan dari Pitch Circle Diametre. PCD juga dikenal dengan istilah lain seperti BCD ( Bolt Circle Diametre ), stud pattern, ataupun bolt pattern.

PCD pada sebuah velg mobil adalah salah satu aspek penting selain offset, diameter tengah ( center bore ) dan juga dimensi velg seperti diameter velg dan juga lebar velg, ketika anda akan memutuskan untuk mengganti velg mobil secara mandiri dirumah dengan velg custom atau variasi non standar.

velg racing mobil


Yang perlu anda ingat adalah sebagus apapun model dari velg mobil serta sekuat apapun material yang digunakan, bila PCD yang terdapat pada velg tadi tidak cocok, maka velg tersebut tidak akan bisa dipasang dan menempel dengan sempurna. Kecuali anda menambahkan spacer adaptor yang mampu mengakali bila PCD velg tidak sesuai.


Cara menghitung PCD velg

Seperti yang telah kita singgung pada awal artikel tadi bahwa PCD adalah salah satu aspek penting ketika kita hendak mengganti velg mobil, sehingga andapun sebaiknya juga harus mengetahui bagaimana cara mengukurnya, sebab ukuran PCD ini banyak sekali dan antar 1 mobil dengan mobil lainnya bisa berbeda beda. Misalkan saja PCD yang ada pada mobil Toyota fortuner pun bisa jadi berbeda dengan PCD Isuzu MU-X.

mengukur PCD velg
Gambar cara hitung PCD velg mobil


Dalam mengukur sebuah PCD velg kita harus memperhatikan dua hal yaitu jumlah dari lubang baut atau hole yang ada, serta diameter lingkaran pada keseluruhan baut itu sendiri. Untuk menghitung hole sangat gampang, tinggal hitung saja berapa banyak lubang untuk mur roda yang terpasang, biasanya ada yang 4 lubang seperti yang ada pada Toyota avanza, 5 lubang seperti yang ada pada Toyota kijang innova atau 6 lubang seperti yang ada pada Toyota fortuner.

Nah kalau untuk mengukur diameter keseluruhan dari lubang baut ( PCD ) tadi perlu keahlian dalam menghitungnya? Sebab anda memang tidak akan melihat adanya sebuah lingkaran untuk dihitung diameternya. PCD ini adalah ukuran diameter lingkaran dari masing masing lubang baut yang membentuk pola seperti lingkaran, kemudian kita tarik garis lurus antara dua buah baut yang posisinya paling terjauh dan dihitung dalam satuan ukur milimeter.

Pengukuran PCD ini lebih mudah dilakukan pada velg yang memiliki 4 atau 6 lubang baut ketimbang yang memiliki 5 lubang baut. Untuk contoh pengukuran silahkan lihat gambar dibawah ini. Jika anda tidak tahu dan masih bingung, silahkan serahkan kepada sang ahli, cukup anda datang ke bengkel mobil ataupun toko velg variasi dan meminta tolong untuk mengukurkan PCD roda mobil anda.

Sedikit gambaran untuk ukuran PCD velg yang umumnya digunakan untuk mobil diantaranya adalah :
4 x 100 mm, 4 x 114,3 mm, 5 x 114,3, 5 x 139,7 mm, 6 x 139,7 mm, 6 x 139,7 mm.


Dual PCD Pada Velg Mobil

Ada jenis velg custom yang memiliki ukuran PCD lebih dari satu atau yang sering disebut dengan istilah dual PCD. Velg dual PCD ini adalah sebuah velg yang memiliki lubang baut atau hole ganda dan memiliki dua ukuran PCD yang berbeda, basic nya adalah pada hole velg standar yang digandakan. Contoh, untuk velg custom single 4 hole, untuk versi yang dual PCD tentu akan memiliki 8 lubang baut ( hole ), begitu juga dengan yang ukuran single PCD memiliki hole sejumlah 5, maka untuk versi dual PCD nya tentu saja memiliki 10 hole atau lubang baut.

velg dual PCD
Contoh velg dual PCD untuk mobil dengan 4 baut roda


Kelebihan velg dual PCD ini adalah velg tersebut bisa dipasangkan di lebih dari 1 jenis kendaraan yang memiliki ukuran PCD berbeda, sebagai contoh velg dual PCD dengan ukuran PCD nya 8 x 100-114, ini artinya velg dual PCD tersebut dapat dipasangkan ke mobil yang memiliki ukuran PCD pada velg standar 4 x 100 ataupun yang memiliki PCD standar ukuran 4 x 114.

Penggunaan velg racing replika

Karena mahalnya harga dari velg custom dipasaran banyak para owner mobil yang kemudian menjatuhkan pilihan mereka pada velg replika atau non original, biasanya buatan taiwan. Walaupun tidak semuanya, velg replika ini rata rata sangat rawan pecah dijalan terutama saat mobil dipakai dalam kecepatan tinggi dan menghantam lubang. Oleh sebab itu bila anda jatuh hati dengan sebuah model velg mobil dimana harga ori nya sangat mahal, pastikan anda membeli velg replika yang berkualitas.

Baca juga : Inilah bahaya memakai velg replika pada mobil

Nah demikian ulasan tentang PCD yang ada pada velg mobil, semoga bermanfaat untuk anda yang saat ini sedang bingung untuk mencari tahu bagaimana cara mengukur PCD velg mobil. untuk artikel lain seputar velg mobil silahkan anda baca daftarnya dibawah ini :






FUNGSI DEFOGGER GARIS COKLAT DI KACA MOBIL

Fungsi garis garis coklat kaca mobil - pernahkah anda melihat sebuah mobil yang di bagian kaca samping belakang maupun di kaca bagian belakang yang terdapat seperti sebuah garis garis coklat dengan berbagai model, ada yang melingkar, ada juga yang berbentuk seperti garis garis ?

Garis coklat yang ada di bagian kaca mobil ini ialah sebuah perangkat atau fitur tambahan yang terdapat pada sebuah mobil yang dinamakan DEFOGGER. Perangkat ini adalah sebuah fitur tambahan yang memiliki fungsi hampir sama dengan wiper mobil.

FUNGSI DEFOGGER GARIS COKLAT DI KACA MOBIL


Bedanya jika wiper digunakan pada kondisi suaca biasa untuk menghapus debu dan kotoran dari luar, sedangkan defogger ini berfungsi untuk menjaga agar kaca bagian dalam mobil tidak berembun yang nantinya akan mengganggu pandangan mata ketika si pengemudi melihat kebelakang menggunakan cermin dasboard.

Cara kerja dari defogger ini ada yang di setting secara otomatis dengan menggunakan sensor, ada juga yang masih manual yakni dengan menekan tombol khusus untuk mengaktifkannya.

Defogger ini ketika aktif akan menghangatkan kaca dimana defogger ini terpasang sehingga tidak terjadi pengembunan, tingkat kehangatan dari defogger ini juga otomatis disesuaikan dengan sensor sensor suhu yang ada, jadi tidak memanaskan kaca layaknya dibakar ( tergantung sensor tingkat panas ), hanya sekedar hangat agar embun tidak tercipta.

Defogger dapat merusak dan membuat kaca pecah ?

Banyak mitos menyebutkan bahwa keberadaan defogger ini bisa membuat kaca mobil cepat rusak ataupun pecah, padahal kenyataannya tidak demikian. Pecahnya kaca mobil tentu banyak sekali faktornya, jadi jangan melulu menyalahkan defoggernya ya :).

Untuk kendaraan yang beredar di negara negara yang memiliki musim dingin ataupun salju hampir rata rata dilengkapi dengan fitur ini, nah kalau di indonesia yang beriklim tropis sepertinya fitur ini tidak begitu dipentingkan, itulah makanya kenapa kebanyakan mobil yang dijual di indonesia rata rata tidak dilengkapi dengan defogger, hanya beberapa type dan varian kelas menengah keatas saja yang dilengkapi. Karena cukup dengan menyalakan AC mobil saat cuaca diluar lebih dingin seperti turun hujan, maka pengembunan pada kaca mobil bisa diminimalisir.



PENYEBAB BAUT DAN MUR DOL TERPUTAR DITEMPAT

Penyebab mur dan baut rusak - pernahkah anda ketika melakukan perbaikan pada sebuah kendaraan dan mendapati mur yang hendak anda buka malah dol alias terputar ditempat dan tidak kunjung keluar ?

Memang sangat menjengkelkan sekali jika kita sedang serius melakukan perbaikan, ditambah pikiran sedang tidak fokus dan mur yang sedang anda buka malahan dol. Lalu apa sih yang menjadi penyebab mur rusak terputar ditempat alias dol ini ?



Penyebab mur menjadi dol banyak sekali faktornya, namun kebanyakan yang menjadi pokok masalah adalah cara pemasangan yang tidak tepat sebelumnya, misalnya dulu sebelum anda yang bongkar sudah ada yang pernah melakukan pembongkaran dan pemasangan, nah ketika dilakukan pemasangan ini kurang presisi dan ngasal sehingga mur tadi susah untuk dikencangkan, namun tetap saja dipaksakan. Sehingga saat dibuka lagi malah menjadi dol.


Penyebab kedua kenapa mur menjadi dol adalah karena kesalahan kita sendiri dalam membuka mur tersebut, salah satu contohnya adalah ketika anda hendak membuka mur, namun di bagian ulir bautnya terdapat kotoran seperti daki atau bahkan pasir dan sedikit karat. Bila hal ini tetap dipaksakan pasir pasir yang menempel tadi akan ikut masuk kedalam ulir saat mur dibuka dan mengganjal, selanjutnya pasir ini membuat ulir menjadi melipat dan akhirnya rusak.


Nah agar tidak terjadi mur atau baut menjadi dol adalah selalu berhati hati baik dalam membuka maupun memasangkannya kembali. Bila anda hendak membuka mur, pastikan ulir yang ada di bagian baut tidak terdapat kotoran pasir, ataupun karatan. Jika ada sebaiknya anda bersihkan dahulu, bisa dengan menyemprotnya menggunakan cairan penetrant dan menggosoknya dengan sikat baja.


Begitupun ketika anda melakukan pemasangan kembali mur ataupun baut, usahakan mur atau baut tadi bisa dengan mudah dimasukkan dengan menggunakan tangan setidaknya tiga sampai empat ulir / putaran, baru kemudian bisa mengencangkan menggunakan kunci manual ataupun impact. Pastikan sebelum memasang anda memeriksa apakah ada ulir baik itu yang terdapat pada mur ataupun baut, bila ada yang rusak sebaiknya diperbaiki terlebih dahulu menggunakan SST.


Dan yang paling penting adalah jangan mengencangkan baut maupun mur terlalu kuat, sebab hal ini dapat berakibat rusaknya drat atau ulir menjadi tercabut dan membuatnya macet dan dol. Untuk kekencangan baut cukup kencangkan dengan menggunakan tangan, dan lebih bagus lagi jika menggunakan SST torsion bar atau momen, yakni sebuah tools khusus yang bisa digunakan untuk mengencangkan mur / baut sesuai dengan standar kekencangan yang sesuai dengan petunjuk pengencangan.


Bagaimana mengeluarkan baut / mur yang sudah terlanjur dol ?


Hal ini tergantung dengan situasi dan kondisinya. Bila yang dol adalah baut tanam kita bisa menggunakan bantuan tukang las, atau bisa dilakukan pengeboran dan memaksa baut tersebut keluar, baru kemudian jika ada kerusakan pads ulir bisa diperbaiki atau di buatkan ulir ulang. Kalau untuk mur yang dol dan hanya terputar ditempat saja, kita harus melihat situasinya, jika memungkinkan untuk digerinda agar mur tadi bisa di congkel ( dibelah ) maka silahkan digerinda.

Baca juga : Waspada mobil tak bawa ban serep, pengemudi bisa di tilang

Nah itulah tadi beberapa penyebab kenapa mur dan baut bisa dol. Semoga bermanfaat.


PENYEBAB LAMPU REM TANGAN TETAP NYALA DAN CARA MEMPERBAIKINYA

Penyebab lampu indikator rem tangan nyala - salah satu piranti yang wajib ada di kendaraan roda empat ialah keberadaan rem parkir, rem parkir iaah sebuah rem yang dapat dioperasikan dengan menggunakan tangan ataupun injakan yang berguna untuk menahan mobil yang sedang diparkirkan tetap pada posisinya.

Rem parkir yang paling banyak digunakan pada kendaraan mobil adalah yang cara pengoperasiannya dengan menggunakan tangan yang sering disebut dengan istilah REM TANGAN / HAND REM. Dengan adanya rem parkir atau parking brake ini mobil akan terhindar dari yang namanya kecelakaan ketika diparkirkan, misalnya saja mobil bergerak saat tidak sengaja tersentuh oleh seseorang yang selanjutnya mengakibatkan mobil tersebut meluncur bebad dan akhirnya menabrak.

lampu rem tangan nyala

Rata rata masalah yang terjadi pada sistem rem parkir ini diantaranya adalah rem parkir kurang pakem, rem parkir macet, rem parkir blong, dan masalah yang juga sering muncul pada mobil ialah lampu indikator rem parkir yang tetap menyala walaupun rem parkir tersebut sudah di nonaktifkan atau di off kan ( diturunkan ). Lalu apa sih yang menyebabkan indikator rem parkir yang ada di dasboard mobil tetap menyala ? Untuk dapat mengatasi hal ini tentu anda harus terlebih dahulu mengetahui apa saja penyebab lampu indikator rem tangan menyala yang diantaranya adalah sebagai berikut :

1. Menurunkan rem tangan kurang sempurna

Penyebab pertama kenapa indikator rem yangan tetap menyala walaupun sudah diturunkan salah satunya adalah kurang sempurnanya kita saat menonaktifkan rem parkir, misalnya saja saat menurunkan kita kurang full, atau pada saat itu terganjal oleh sesuatu sehingga switch hand rem tetap terpencet sehingga mengakibatkan lampu indikator tidak mati. Cobalah anda mainkan tuas rem parkir anda dengan menaikkan dan menurunkan full. Jika lampu rem tangan tidak juga mati silahkan periksa bagian lainnya seperti switch rem parkir yang terdapat di bagian bawah tuas hand brake maupun yang ada didalam tangki reservoir minyak rem.


2. Minyak rem di tangki reservoir kurang

Terdapat satu buah switch lampu indikator hand brake didalam tangki reservoir minyak rem yang berbentuk seperti pelampung ( mirip dengan switch di waterseparator mesin diesel ) yang nantinya akan memberitahukan kita bahwa kondisi cairan minyak rem didalam tabung reservoir ini berkurang. Cobalah periksa apakah memang benar ketinggiannya berkurang, jika iya silahkan tambahkan lagi cairan minyak rem kedalam tangki reservoir hingga batas maksimumnya. Dalam keadaan normal memang minyak rem bisa turun atau berkurang yang diakibatkan semakin menipisnya kampas rem mobil, sebaiknya lakukan pengecekan pada bagian kampas rem juga siapa tahu memang tipis dan harus diganti.


3. Switch rem parkir mengalami kerusakan

Jika setelah anda main mainkan tuas rem tangan namun masih saja tetap menyala lampu indikatornya di dasboard mobil, bisa juga diakibatkan karena adanya kerusakan switch rem parkir, maka dari itu cobalah anda periksa apakah switch rem parkir tersebut masih bisa berfungsi dengan baik atau sudah rusak.

Switch rem parkir ini ada dua buah, yang pertama terletak di bagian bawah ataupun belakang tuas hand rem, silahkan lakukan pembongkaran dan lakukan pengujian switch tersebut dengan menggunakan avometer, jika diketahui rusak silahkan dilakukan penggantian dengan part baru.

switch rem tangan


Switch rem parkir yang kedua terletak didalam tabung reservoir minyak rem yang berfungsi untuk memberitahukan kita bahwa ketinggian fluida minyak rem berkurang / turun, jika ternyata baik fluida minyak rem masih tinggi dan switch rem tangan yang berada didekat tuas hand rem masih bagus, bisa dipastikan penyebabnya dikarenakan switch indikator didalam tangki minyak rem ini kurang sempurna.

Hal ini sering sekali terjadi sesaat setelah melakukan penggantian cairan minyak rem dengan yang baru, posisi switch yang berupa pelampung ini tersangkut sehingga membuat lampu indikator kadang berkedip atau malah tetap menyala. Untuk mengatasi hal ini coba pukul pukul tangki reservoir minyak rem dengan gagang obeng agar terjadi guncangan yang membuat posisi switch pelampung ini kembali ke posisi yang semula.

Baca juga : Fungsi lain dari rem tangan atau handbrake

Nah itulah tadi beberapa hal yang dapat menyebabkan kenapa lampu indikator rem tangan tetap menyala meskipun tuas rem parkit telah diturunkan atau dinonaktifkan. Semoga bermanfaat dan semoga mambantu.