Kelebihan Memakai Ban Dalam Untuk Mobil

Keunggulan ban dalam - setidaknya terdapat dua jenis ban paling populer yang beredar dipasaran, yang pertama adalah ban jenis tubetype atau orang menyebutnya dengan istilah ban biasa yang masih memerlukan ban dalam untuk pengalikasiannya. Dan jenis ban yang kedua adalah jenis tubeless atau orang lebih mengenal dengan istilah ban tubles.

Dari kedua jenis ban ini pun memiliki kekurangannya masing masing, untuk penjelasan mengenai kelebihan dan kekurangan dari ban jenis tubeless akan kami ulas dilain waktu, sehingga pada kesempatan kali ini kita akan lebih fokus membahas untuk jenis ban tubetype atau ban biasa atau ban dalam pada mobil.

Kelebihan Memakai Ban Dalam Untuk Mobil


Ban jenis tubetype ini banyak digunakan oleh kendaraan angkutan sedang sampai kendaraan angkutan berat atau heavy duty seperti truk kontainer. Sehingga dengan melihat hal ini saya yakin anda sudah paham dengan kelebihan dari jenis ban tube type atau ban dalam ini.

Kelebihan memakai ban dalam

Untuk jenis kendaraan yang menggunakan ban dalam ini mampu mengangkut beban muatan jauh lebih berat bila dibandingkan dengan ban jenis tubeless. Sehingga ban tubetype ini sangat cocok dipasangkan ke kendaraan yang sehari hari digunakan untuk mengangkut banyak barang, seperti misalnya mobil box, mobil pick up besar, bus, minibus dan kendaraan jenis apa saja yang akan digunakan untuk memuat barang bawaan yang berat.

Kekurangan memakai ban dalam

Namun demikian menggunakan ban jenis tube type juga memiliki kelemahan yaitu jika ban jenis ini tertusuk paku, maka angin yang ada didalam ban akan langsung keluar dan habis, Akibatnya ban akan langsung kempis, hal ini sangat berbahaya jika ternyata kendaraan sedang mengangkut muatan berat dapat dikuatirkan mobil akan terguling dan muatannya tumpah. Selain itu dengan memakai ban jenis tube type alias ban dalam ini membuat berat ban menjadi lebih berat dibandingkan memakai ban tubeless, serta ban jenis ini tidak bisa stabil digunakan untuk melaju di kecepatan tinggi.

Kesimpulan

Kesimpulan yang bisa kita ambil dari penjelasan diatas adalah, pemakaian ban model ban dalam atau tube type ini cenderung cocok diaplikasikan kedalam kendaraan pengangkut muatan dengan kecepatan yang relatif rendah. Untuk anda yang suka berkendara dengan kecepatan tinggi sebaiknya hindari pemakaian ban jenis ini, sebab ban dalam ini akan membuat balance roda menjadi tidak stabil dan biasanya akan menimbulkan getaran pada setir kemudi di kecepatan tinggi tertentu.



Kelebihan Dan Kekurangan Suspensi Torsion Beam

Keunggulan suspensi torsion beam - banyak sekali jenis jenis suspensi yang ada pada kendaraan roda empat, mulai dari suspensi pegas daun, suspensi independen, suspensi dependen dan lain sebagainya. Penambahan system suspensi ini bukan tanpa sebab, karena suspensi ini sangat penting guna memberikan kenyamanan dalam hal berkendara. Nah dari sekian banyak jenis suspensi yang ada, pada kesempatan kali ini kami akan fokus membahas mengenai suspensi jenis torsion beam.

Suspensi torsion beam juga dikenal dengan suspens twist beam, dimana bentuk suspensi ini menyerupai huruf C ataupun huruh H. Di bagian depan suspensi yang menyerupai huruf H ini terkait langsung ke chassis mobil melalui bushing, sedangkan pada bagian belakangnya terpasang stub axle di tiap sisi.

Kelebihan Dan Kekurangan Suspensi Torsion Beam


Suspensi torsion beam ini termasuk kedalam jenis suspensi semi independen yang mana sering diaplikasikan pada model mobil sub kompak ataupun mobil model kompak dan juga kebanyakan bisa kita lihat pada mobil super mini eropa yang berpenggerak depan. Beberapa contoh mobil yang memakai suspensi jenis ini seperti Honda Fit, Honda Freed, Toyota Yaris, ataupun Toyota Vios.

Kelebihan suspensi torsion beam

Kelebihan dari suspensi model ini adalah kontruksinya yang tidak begitu rumit, serta memiliki bobot yang jauh lebih ringan dibandingkan jenis suspensi lainnya, serta spring coil atau per dan juga shock absorber tidak begitu keras sehingga selain terasa lebih ekonomis juga terasa lebih nyaman ketika dikendarai.

Kekurangan suspensi torsion beam

Selain memiliki kelebihan tentunya suspensi ini juga memiliki beberapa kekurangan yang diantaranya adalah terbatasnya pengaturan camber belakang, selain itu karena posisi suspensi yang demikian maka untuk membuat saluran gas buang atau knalpot memerlukan ruangan yang cukup.

Nah itulah beberapa kelebihan dan kekurangan yang dimiliki oleh suspensi jenis torsion beam yang terpasang pada mobil, untuk membaca lebih detail mengenai sistem suspensi mobil, silahkan baca artikel kami yang lain dibawah ini.

Baca juga : Mengenal jenis jenis suspensi mobil

Semoga bermanfaat dan silahkan di bagikan artikelnya.



Apakah Engine Flush Berbahaya Untuk Mesin Mobil ?

Bahaya engine flush - banyak sekali cara yang bisa kita lakukan untuk merawat mesin mobil agar performa dan keawetannya senantiasa terpelihara, sehingga resiko mesin mobil mengalami kerusakan bisa kita minimalisir, seperti mempergunakan kendaraan dengan sewajarnya, mempergunakan hanya satu jenis merk oli mesin alias tidak sering ganti ganti merk oli, dan mengaplikasikan sebuah cairan pembersih seperti engine flush untuk membersihkan ruang mesin dari kotoran.

Engine flush adalah salah satu suplemen kendaraan yang memiliki fungsi utama membersihkan sisa kerak atau endapan dari lumpur oli yang menempel di bagian mesin ataupun yang membuntu lubang distribusi oli sehingga pelumasan didalam mesin mobil tidak mengalami gangguan.

Apakah Engine Flush Berbahaya Untuk Mesin Mobil ?


Cara kerja engine flush

Engine flush adalah sebuah cairan pembersih ( detergen ) yang dibuat dan diformulasikan khusus yang mampu mengencerkan dan meluruhkan kerak oli maupun lumpur oli didalam ruang mesin, setelah semua kerak ini encer kembali dan tercampur oli lawas dan turun ke oil pan kita bisa melakukan pengurasan oli sehingga kondisi ruang mesin terjaga kebersihannya.

Cara penggunaan engine flush

Untuk menggunkan formula perontok kerak oli mesin ini sangat gampang, sebelum anda menguras oli mesin terlebih dahulu masukkan cairan engine flush ini kedalam lubang pengisian oli. Baru kemudian nyalakan mesin mobil selama kurang lebih 5 sampai 10 menit agar cairan tersebut tersirkulasi bersamaan dengan oli dan meluruhkan kerak yang menempel pada bagian mesin. Setelah itu anda bisa menguras oli lama anda seperti biasanya sampai oli mesin ini benar benar habis, barulah anda bisa memasukkan oli yang baru.

Manfaat menggunakan engine flush

Untuk manfaatnya tentu saja sangat banyak sekali, yang diantaranya adalah menjaga ruang mesin dari segala jenis kotoran baik itu kerak oli maupun lumpur oli. Kemudian dengan bersihnya kerak kerak yang menyumbat saluran pelumasan oli yang ukurannya kecil didalam mesin, membuat mesin komponen bergerak didalam mesin menjadi tidak cepat aus, sehingga daya tahan mesin mobil pun menjadi lebih awet. Untuk informasi lebih lanjut mengenai engine flush silahkan baca tulisan kami sebelumnya di : Inilah fungsi dan manfaat memakai engine flush .

Apakah cairan engine flush berbahaya untuk mesin ?

Dilihat dari segi bahaya bisa dipastikan tidak ada, sebab engine flush yang beredar dipasaran dengan merk yang telah memiliki predikat baik tentu sudah memiliki sertifikat uji. Jadi jangan kuatir jika memakai engine flush ini akan merusak mesin mobil anda, kecuali anda memakai produk engine flus dari produsen yang tidak jelas atau tak bermerk. Beberapa jenis engine flush yang penulis pernah gunakan adalah produk dari OTOGARD, dimana semua produk Otogard ini bahkan sudah digunakan oleh bengkel resmi yang ada di indonesia. Selain engine flush, Otogard ini memiliki banyak produk lainnya seperti injector cleaner, brake cleaner, carbon cleaner, super engine cleaner, air wiper, air radiator, dan produk otomotif lainnya yang tidak bisa penulis sebutkan satu persatu. Jika penasaran dengan semua produk otogard silahkan coba kunjungi situs resminya di http://www.otogard.com/.

Mitos engine flush bisa menyebabkan kebocoran

Ada yang bilang bahwa cairan engine flush ini bisa membuat atau menyebabkan kebocoran di mesin mobil, seperti merembesnya oli mesin melalui seal oli atau gasket perpak dan lain sejenisnya, terlebih untuk mobil jadul. Apakah benar demikian ? Sebenarnya kebocoran oli pada mesin mobil ini kondisi yang sangat wajar, tanpa memakai engine flush pun, bila memang karet seal seperti yang ada di oil pan ataupun cover cylinder head sudah usang dan mengeras, tentu ujungnya bocor juga. Oh iya kebocoran oli mesin ini lebih sering terjadi di mesin diesel seperti di mesin diesel Isuzu Panther, Toyota kijang innova maupun mobil jenis diesel lainnya karena tekanan didalam ruang mesin untuk mobil diesel ini sangat besar dibandingkan mesin bensin.

Tips menggunakan engine flush untuk mesin mobil

Untuk hasil lebih baik, pergunakan engine flush mulai dari penggantian oli yang pertama atau di kilometer 10.000 pertama dimana penggantian oli ini dibarengi dengan penggantian saringan oli. Semoga bermanfaat dan silahkan dibagikan.



Efek Buruk Isi Oli Mesin Tidak Sesuai Takaran

Kapasitas oli mesin - setiap mesin kendaraan tentu saja memerlukan oli sebagai pelumasan agar seluruh komponen bergerak didalam mesin tidak mudah aus dan rusak, bahkan bukan di bagian mesin saja yang membutuhkan oli pelumasan, beberapa komponen seperti transmisi, gardan, ataupun powersteering hidrolik membutuhkan yang namanya oli pelumas.

Dan dalam pengaplikasiannya pun juga memiliki batasan atau takaran tertentu yang sebaiknya dipatuhi, jangan terlalu kurang dari takaran maupun terlalu berlebihan dari takaran yang direkomendasikan. Sebagai contoh simpel adalah sebuah mesin mobil berbahan bakar diesel yang harusnya di isi oli dengan kapasitas 6.5 liter, jangan di isi kurang dari angka tersebut seperti mengisinya dengan oli yang hanya sebanyak 5 liter atau malah di isi 10 liter.

Efek Buruk Isi Oli Mesin Tidak Sesuai Takaran


Resiko isi oli mesin tidak pas

Banyak resiko yang nantinya kalian tanggung bila melanggar aturan yang telah ditetapkan oleh pabrikan mengenai jumlah oli yang dimasukkan kedalam mesin. Terlalu sedikit mengisikan oli, dapat beresiko rusaknya komponen komponen mesin akibat berkurangnya oli akibat terjadi penguapan selama pemakaian hingga mengering, akibatnya mesin akan cepat mengalami panas sehingga dapat mempengaruhi usia komponen yang ada didalam mesin tersebut. Ingat bahwa salah satu fungsi dari oli ini adalah sebagai pendinginan. Untuk informasi lebih detail mengenai fungsi oli pelumas silahkan baca tulisan kami yang terdahulu di : Inilah fungsi oli mesin mobil yang perlu diketahui .

Atau bila terlalu banyak dalam mengisikan oli, bisa membuat kinerja mesin menjadi kurang maksimal, tarikan menjadi lebih berat dari biasanya akibat komponen mesin yang seharusnya tidak terendam oli, malah terendam secara keseluruhan. Selain membuat tarikan mesin menjadi kurang maksimal, mengisi oli mesin terlalu berlebih bisa mengakibatkan kebocoran oli mesin di bagian bagian tertentu, misalnya merembes melalui gasket oil pan, atau bocor melalui oil seal crankshaft, kebocoran akibat terlalu berlebihan dalam mengisi oli mesin ialah dikarenakan semakin besarnya tekanan oli didalam ruang mesin.

Maka dari itulah mengapa sebaiknya kita harus selalu mematuhi aturan aturan yang telah diberikan oleh para pabrikan kendaraan dalam hal pengisian oli mesin, bahkan beberapa pabrikan menempelkan stiker tentang seberapa banyak kapasitas oli yang sebaiknya dimasukkan kedalam ruang mesin, tidak kurang dan tidak lebih.

Untuk mengecek apakah oli yang dimasukkan sudah pas, kita juga bisa mengeceknya melalui dipstick atau stik oli, pastikan tidak melebihi batas maksimum, ataupun dibawah garis minimum. Semoga bermanfaat.

Baca juga : Fungsi dan manfaat menggunakan engine flush pada mesin




Teknik Berhenti Di Tanjakan Dengan Rem Tangan

Cara Berhenti di tanjakan - salah satu masalah yang sering dialami oleh pengemudi pemula seperti saya ialah tidak tahu menahu tentang teknik berhenti di jalanan yang menanjak, terutama jika kondisi jalan tanjakan tersebut macet sehingga bila tidak tahu teknik berhenti di jalanan menanjak ini, saat mobil di berhentikan dan ingin melanjutkan berjalan menanjak, bisa mundur sehingga menabrak mobil lain dibelakang yang pastinya akan menimbulkan masalah bagi anda.

Untuk berhenti di jalanan menanjak sebenarnya bisa dilakukan dengan cara, yang pertama adalah dengan memanfaatkan pedal rem, ini ditujukan bila ingin berhenti dalam waktu yang singkat. Yang kedua adalah dengan melakukan injakan setengah kopling, hal ini juga dilakukan untuk mobil yang berhenti di jalanan menanjak dalam waktu sangat singkat, nah bila kemacetan di jalan tanjakan tersebut cukup lama, maka satu satunya cara yang harus kalian gunakan adalah dengan memanfaatkan tuas rem parkir. Untuk caranya silahkan lihat tahap demi tahap dibawah ini.

Teknik Berhenti Di Tanjakan Dengan Rem Tangan


Cara berhenti di jalan menanjak dengan rem parkir


Ketika anda sedang berkendara di jalanan menanjak dan terjebak macet dimana harus memberhentikan mobil tepat di posisi menanjak seperti ini, jangan gugup, cukup anda rem mobil hingga berhenti, selanjutnya tarik tuas rem tangan untuk menahan agar mobil tidak bergerak, kemudian posisikan tuas perseneling ke posisi netral.

Setelah kemacetan terurai dan anda hendak melanjutkan menanjak, langkah pertama yang harus kalian lakukan adalah menginjak pedal kopling secara penuh, kemudian memasukkan tuas perseneling ke gigi paling rendah yakni gigi 1 dan tarik tuas rem tangan sekuat mungkin sambil menekan tombol pembebas rem parkir.

Kemudian lepas injakan pedal kopling secara perlahan dan di imbangi dengan menginjak pedal gas sampai mobil terasa seperti pincang atau bergetar, lalu kemudian turunkan tuas rem parkir atau rem tangan secara perlahan lahan sampai mobil bisa berjalan menanjak. Kuncinya disini adalah keserasian antara injakan pedal kopling, pedal gas dan juga cara memainkan tuas rem parkir.

Agar anda lebih berpengalaman akan hal ini, anda bisa mencoba belajar mengendarai mobil dan berhenti di jalanan yang menanjak dan kondisi lalu lintasnya sedang sepi. Pastikan juga rem tangan dapat berfungsi dengan baik dengan selalu rutin melakukan pengecekan serta perawatan berkala.

Itulah tadi teknik berhenti di tanjakan dengan memanfaatkan rem parkir atau hand rem, semoga bermanfaat dan semoga lekas bisa, salam roda empat.